Akibat Jatuhnya Kota Konstantinopel

konstantinopelBertahun-tahun lamanya Laut Tengah menjadi pusat perdagangan internasional antara para pedagang dari Barat dan Timur. Salah satu komoditinya adalah rempah-rempah. Para pedagang dari Barat atau orang-orang Eropa itu mendapatkan rempah-rempah dengan harga lebih terjangkau. Salah satu kota perdagangan yang ada di Laut Tengah adalah Konstantinopel. Konstantinopel merupakan ibu kota dari kekaisaran Romawi Timur.

Kota Konstantinopel terletak di jalur darat dari Eropa ke Asia, dan jalur laut dari Laut Hitam ke Laut Mediterania, Konstantinopel dibangun selama enam tahun dan diresmikan pada 11 Mei 330. Konstantinopel terkenal dengan pertahanan yang sangat kuat. Meskipun dikepung beberapa kali oleh berbagai bangsa tapi mampu dipertahankan. Kota ini dibangun oleh Konstantinus I. Konstantinopel dibangun diatas tujuh bukit serta pada Tanduk Emas dan Laut Marmara. Kota Konstantinopel berhasil direbut oleh Turki Usmani yang dipimpin oleh Muhammad al Fatih, kemudian dirubah namanya menjadi Istanbul. Pengepungan berlangsung dari 6 April-29 mei 1453. Jatuhnya kota Konstantinopel menjadi tonggak krusial perdaban umat manusia.

Dampak dari takluknya kota Konstantinopel antara lain:

  1. Kemunduran perdagangan di Laut Tengah
  2. Runtuhnya kekaisaran Romawi Timur
  3. Jalur perdagangan antara Eropa dan Asia terputus dikaranakan dominasi kerajaan Turki Usmani, sehingga para pedagang Eropa mencari jalan lain untuk mendapatkan rempah-rempah.
  4. Jatuhnya kota konstantinopel sebagai penanda di Eropa terjadi zaman Renaisans sekaligus juga pertanda berakhirnya abad pertengahan.
  5. Adanya keinginan bangsa Eropa untuk membalas dendam kekalahan di Konstantinopel
  6. Turki Usmani berhasil mendobrak dominasi Eropa dan doktrin gereja
  7. Ilmu pengetahuan timur dibawa ke barat

MuhammadAlFatihSetelah jatuhnya Konstantinopel tahun 1453 ke tangan Turki Usmani, akses bangsa-bangsa Eropa untuk mendapatkan rempah-rempah yang lebih murah di kawasan Laut Tengah menjadi tertutup. Harga rempah-rempah melambung sangat tinggi di pasar Eropa. Oleh karena itu, mereka berusaha mencari dan menemukan daerah-daerah penghasil rempah-rempah ke timur. Mulailah periode petualangan, penjelajahan, dan penemuan dunia baru. Upaya tersebut mendapat dukungan dan partisipasi dari pemerintah dan para ilmuwan

No Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *