Faktor Kegagalan Bangsa Indonesia Mengusir Penjajah

Penangkapan_Pangeran_Diponegoro_karya_Raden_SalehKedatangan bangsa barat ke Indonesia pada awalnya disambut baik. Akan tetapi lama kelamaan karena sifat serakah yang dilakukan bangsa barat tersebut, membuat bangsa Indonesia melakukan berbagai perlawanan. Bangsa barat menuntut adanya monopoli perdagangan ditolak oleh penguasa lokal, dalam hal ini adalah para raja. Bangsa Barat yang awalnya hanya ingin berdagang kemudian berhasrat untuk menguasai, maka muncullah kolonialisme barat di Indonesia.

Berbagai macam perlawanan yang dilakukan bangsa Indonesia muncul dalam menentang kolonialisme barat, antara lain Kerajaan Aceh melawan Portugis, Kerajaan Demak mengusir Portugis, Kerajaan Ternate mengusir Portugis, Perlawanan Banten terhadap VOC, Perlawanan Kerajaan Mataram terhadap VOC di Batavia, Perlawanan Kerajaan di Makassar melawan VOC, Perang Diponegoro, Perang Paderi, Perang Puputan di Bali, Perlawanan Patimura, Perlawanan Pangeran Antasari, Perlawanan Si Singamangaraja dalam mengusir pemerintah kolonial Belanda.

Sebelum abad ke-20 corak perjuangan bangsa Indonesia antara lain:

  1. Bentuk gerakannya belum diorganisasi, maka menggantungkan kepada pemimpin.
  2. Sifatnya kedaerahan, maka bersifat insidental sementara.
  3. Mengandalkan kekuatan senjata dan kekuatan gaib.
  4. Belum ada tujuan yang jelas.
  5. Gerakannya mudah bubar atau berakhir jika pemimpin mereka tertangkap.

Berbagai perlawanan tersebut pada akhirnya mengalami kegagalan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan rakyat Indonesia gagal mengusir penjajah, di antaranya:

  1. kurangnya persatuan di antara rakyat dan kerajaan-kerajaan di Indonesia;
  2. mentalitas sebagian orang Indonesia yang terpedaya oleh jabatan dan kekayaanyang ditawarkan oleh penjajah;
  3. kualitas SDM Indonesia cenderung kalah dengan SDM penjajah;
  4. kuatnya rasa cinta kedaerahan rakyat Indonesia sehingga menjadi peluang bagi penjajah untuk mengadu domba;
  5. terdapatnya persaingan di antara kerajaan-kerajaan di Indonesia untuk menjadi kerajaan yang paling maju
  6. sarana dan prasarana militer serta alat komunikasi antar daerah di Indonesia yang sangat minim.

Sumber :

Herlan Firmansyah .2009. Ilmu Pengetahuan Sosial 2 : untuk Sekolah Menengah Pertama /Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII /Semester 1 dan 2 /. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional,

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *