Gengsi

gengsiCinta itu memang fluktuatif, Yanindra. Layaknya sebuah imam yang kadang naik dan kadang turun. Tidak bisa kamu memaksa dia untuk selalu member perhatian sama kamu terus menerus. Adakalanya dia sibuk dengan dunianya sendiri. Karena dunia mu dengan dunianya jauh berbeda. Jangankan untuk telpon, bbm atau bahkan sms kamu, untuk membuka HP saja dia jarang. Nah saat itulah seharusnya kamu muncul dengan memberikan perhatian kepadanya, Yanindra, agar hubungan kalian baik baik saja.

gengsilah, masak cewek memulai duluan

Hari gini masih memikirkan gengsi, Yanindra?

Kalau kamu benar-benar cinta sama dia, mengapa harus pakai acara gengsi segala. Bukankah hal yang wajar kalau wanita sekarang pro aktif dalam menjalin hubungan? Ingat, Yanindra, sekarang ini bukan lagi zaman sebelum R.A Kartini yang mana wanita diatur atur sesuka hati oleh para pria. Ini sudah zaman modern yang mengedepankan emansipasi wanita. Wanita sudah diberikan kebebesan lebih dari zaman dahulu. Kalau kata si mbah ku, dulu wanita itu hanya berkutat di tiga tempat yakni kasur sumur dan dapur. Jadi mencari wanita itu mudah, Yanindra, ya hanya tiga tempat itu. Tapi sekarang, Yanindra, pasca adanya emansipasi wanita semua sudah berubah. Wanita sudah memiliki berbagai kebebasan. Mungkin akhir-akhir ini kebebasan yang ada malah kebabablasan, wanita lupa kodratnya yang sudah digariskan oleh Tuhan.

Aku sarankan sudah kesampingkan dulu egomu, Yanindra

Luangkan sebentar waktunya untuk dia

Fluktuatif seperti saat ini seharusnya kamu harus mampu berpikir dewasa

Untuk hari esok yang lebih baik tentunya.

Kalau semua hanya berdasarkan gengsi, sumpah pemuda tidak akan pernah terjadi. Berbagai organisasi saat itu melupakan segala perbedaan baik itu asal daerah, ras, suku dan agama untuk bersatu padu menyatakan bahwa mereka dalam satu ikatan berberbangsa, bertumpah darah air, dan berbahasa satu, Indonesia. Bayangkan kalau saat itu organisasi organisasi yang ada mementingkan ego masing-masing tidak akan pernah ada titik temu. Sehingga sumpah pemuda tidak akan menghasilkan apa apa.

Jadi kalau sekarang mulai diungkit ungkit menganai masalah SARA, itu seakan membawa kita kembali ke zaman jahiliyah. Indonesia bukan hanya miliki suku tertentu, di Indonesia banyak sekali suku yang ada, setiap pulau yang ada memiliki suku dan adat istiadat sendiri-sediri. Indonesia bukan hanya milik satu agama tertentu, namun di Indonesia ada berbagai agama dan sistem kepercayaan yang dijamin oleh undang-undang. Indonesia itu beragama, tidak bisa salah satu pihak memaksa egonya, hanya pihaknya lah yang harus menguasai semuanya. Indonesia itu sangat beragam, meskipun berbeda-beda akan tetapi tetap satu jua, Bhineka Tunggal Ika.

Jadi kalau menurut ku, jangan kau besarkan egomu, kalau tidak mau hal buruk terjadi pada hubungan kalian, Yanindra.

hal buruk apa coba?”

Nah itu, Yanindra.

Kamu terlalu membesarkan ego mu. Kamu tidak berpikir jauh ke depan dampak apa yang akan terjadi kalau hubungan kalian tetap seperti saat ini. Dia sedang sibuk dengan dunianya, kamu sibuk dengan dunia mu, maka dunia kalian tidak akan bertemu. Jurang yang memisahkan antara dunia mu dan dunianya akan menjadi petaka, Yanindra. Lama kelamaan kalian akan berjauhan dan kalau mungkin akan terlupakan. Salah satunya jembatan yang bisa menghubungkan duniamu dan dunianya adalah komunikasi, Yanindra.

Jadi menurutku kamu nggak perlu gengsi untuk hanya sekedar bbm atau sms duluan

Bukankah kamu dulu juga nggak gengsi saat kamu memaksanya untuk menyatakan cinta padanya, Yanindra???

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *