Gerakan Rakyat Indonesia

ak-ganiGerakat Rakyat Indonesia (Gerindo) merupakan salah satu organisasi pada masa moderat yakni dengan menggunakan taktik bekerja sama (kooperatif) dengan pemerintah Belanda. Taktik kooperatif ini diterapkan dengan alasan pemerintah kolonia Belanda terus melakukan tekanan keras terhadap organisasi organisasi nasional pasca terjadi pemberontakan PKI tahun 1926 dan 1927. Selain itu organisasi di Indonesia juga mengalami kesulitan dana akibat adanya krisi Malaise.

Gerindo sendiri dibentuk di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1937. Tujuan dari Gerindo antara lain:

  1. Mencapai Indonesia merdeka
  2. Memperkokoh ekonomi Indonesia
  3. Mengangkat kesejahteraan kaum buruh
  4. Member bantuan bagi kaum pengangguran

Gerindo berusaha menjunjung tinggi asas kooperasi terhadap pemerintahn Belanda. Organisasi ini berusaha mewujudkan suatu pemerintahan negara yang memberikan kemerdekaan politik, ekonomi dan sosial bagi rakyat. Oleh karena itu, Gerindo merupakan sebuah organisasi yang terbuka untuk umum. Gerindo menerima anggota dari berbagai masyarakat, seperti peranakan Eropa, Cina dan Arab.

Gerindo berupaya memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Menurut Gerindo, keadilan akan dicapai dengan menjunjung tinggi asas demokrasi. Salah satu upaya mencapai asas demokrasi, yaitu pemerintah Belanda harus membebaskan pemimpin pemimpin bangsa Indonesia yang sudah diasingkan. Tokoh tokoh Gerindo antara lain A.K Gani, Sartono, Muhammad Yamin, Wilopo dan Amir Syarifudin.

Pada tanggal 21 Mei 1939 Gerindo berfusi dengan Parindra, Pasundan, Persatuan Minahasa, Partai Sarikat Islam Indonesia, Perhimpunan Politik Katolik Indonesia membentuk Gabungan Politik Indonesia (Gapi)

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *