Kerajaan Islam di Indonesia (2)

kratonSetelah Malaka dikuasai oleh Portugis, kemudian para pedagang Islam berpindah tempat dagang ke berbagai wilayah yang ada di sekitar selat Malaka bahkan hingga ke pulau Jawa. Kemudian Islam berkembang di daerah pesisir pantai Jawa kemudian berkembang ke daerah pedalaman. Munculnya pengaruh Islam dalam bidang politik adalah kemunculan Kerajaan yang bercorakan Islam. Beberapa kerajaan itu antara lain:

Kerajaan Demak (abad 16)

  • Kesultanan Demak, adalah kerajaan Islam pertama di Jawa yang didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Raden Patah (bergelar Alam Akbar Al Fattah) adalah putra Raja Majapahit Brawijaya, dengan ibu keturunan Champa (daerah yang sekarang adalah perbatasan Kamboja dan Vietnam).
  • Pati Unus, (1480–1521) adalah Sultan Demak kedua yang memerintah dari tahun 1518 hingga 1521. Pada tahun 1521, Pati Unus memimpin penyerbuan ke Malaka melawan pendudukan Portugis. Pati Unus gugur dalam pertempuran ini, dan digantikan oleh adik iparnya, Sultan Trenggana.
  • Demak mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Trenggana
  • Sultan Trenggana mengutus Fatahillah untuk menguasai Sunda Kelapa, Cirebon dan Banten. Tujuan penyerangan ini selain memperluas wilayah kerajaan juga untuk mencegah hubungan Portugis dengan Kerajaan Pajajaran.
  • Sultan Trenggono meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan, dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto
  • Pada Sunan Prawoto terjadi perebutan kekuasaan dengan Aryo Penangsang,
  • Akhirnya Joko Tingkir berhasil mengalahkan Aryo Penangsang atas bantuan Sutawijaya.
  • Oleh Joko Tingkir, kerajaan Demak dipindah ke Pajang.

Kerajaan Pajang (abad 16)

  • Didirikan oleh menantu Sultan Trenggono yakni Joko Tingkir yang bergelar Sultan Hadiwijaya
  • Joko Tingkir memberi tanah kepada Ki Ageng Pemanahan pada tahun 1558 di daerah Mataram (dekat Yogyakarta sekarang).
  • Hidup dari sector pertanian
  • Setelah meninggalanya Joko Tingkir, kerajaan Pajang mengalami kemunduran.
  • Oleh Sutawijata, kerajaan dipindahkan ke daerah Mataram.

Kerajaan Mataram Islam (abad 16)

  • Kerajaan Mataram Islam didirikan oleh Sutawijaya. Sesudah menjadi raja kemudian bergelar penembahan Senopati.
  • Mataram Islam mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung Hanyokrokusumo. Letak keraton Mataram pada masa ini dipindah ke Pleret (sekarang termasuk wilayah Kabupaten Bantul). Pada masanya wilayah Mataram diperluas hingga mencakup hampir seluruh pulau Jawa dan Madura.
  • Sultan Agung pernah menyerang VOC di Batavia (1628 dan 1629) akan tetapi mengalami kegagalan.
  • Pasca meninggalnya Sultan Agung, Mataram mengalami kemunduran.
  • Pada masa pemerintahan Amangkurat I, pengaruh VOC mulai masuk dalam kraton Mataram.
  • Muncul berbagai perlawanan antara lain dari Trunojoyo, Untung Suropati, hingga terjadinya geger pecinan.
  • Pada masa pemerintahan Amangkurat II dilakukan perjanjian Gianti (1755) yang isinya membagi Mataram menjadi dua yakni Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta
  • Pada akhirnya Mataram terpecah menjadi empat kerajaan selain dua disebutkan di atas, masih ada lagi yakni Mangkunegaran dan Pakualaman yang masih hingga saat ini.

Kerajaan Banten (abad 16)

  • Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Pada tahun 1524/1525 Fatahillah berhasil merebut Banten, Sunda Kelapa dan Cirebon
  • Raja-raja Banten antara lain Raja Hassanuddin, Penembahan Yusuf, Maulana Muhammad, Abu Mufakir, dan Sultan Ageng Tirtayasa.
  • Pada masa Abu Mufakir, armada Belanda yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman mendarat di Banten.
  • Kerajaan Banten mencapai puncak pada masa Sultan Ageng Tirtayasa
  • Banten sebagai penghasil lada
  • Pada masa Sultan Ageng Tirtayasa terjadi pertikaian dengan anaknya sendiri, yakni Sultan Haji. Sultan Haji mendapatkan dukungan dari VOC. Hal ini menampakan politik devide et impera VOC di Banten. Pada akhir pertempuran Sultan Ageng Tirtayasa mengalami kekelahan. Banten harus menandatangani Perjanjian Banten, yang sangat merugikan.
  • Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris
  • Peninggalan kerajaan Banten, salah satunya adalah Masjid Banten yang berasitektur Eropa.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *