Korban Peristiwa G 30 S/PKI

Monumen-Pancasila-SaktiLahirnya Orde Baru diawali dengan dikeluarkannya surat Perintah Sebelah Maret 1966 merupakan tonggak Orde baru. Surat Perintah 11 Maret(Supersemar) berhubungan dengan tragedi 30 September atau nama lainnya Gerakan Satu Oktober (Gestok) yang disenyalir terjadi pemberontakan ingin merubah dasar Negara kita. Hingga saat ini sejarah yang membahas G 30 S masih sangat simpang siur dengan kata lain G 30 S merupakan salah satu sejarah kontroversial di negeri ini. Banyak pendapat tentang siapa dalang dari gerakan tersebut, dan yang mendapatkan stigma paling negative adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Diperkirakan awal berdirinya rezim orde baru terdapat pembantaian secara besar-besaran anggota PKI.

G 30 S merupakan peristiwa yang sangat memilukan. Pada malam tanggal 30 september atau tanggal 1 oktober terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap petinggi angkatan darat. Petinggi Angkatan darat yang meninggal dunia adalah:

  1. Jenderal Ahmad Yani
  2. Mayor Jenderal R Suprapto
  3. Mayor Jenderal M.T Haryono
  4. Mayor Jenderal S Parman
  5. Brigadier Jenderal D.I Panjaitan
  6. Brigadier Jenderal Soetoyo Siswomiharjo

Dalam peristiwa itu Jendral Abdul Haris Nasution, menteri pertahanan dan keamanan/ Kepala Staf TNI Angkatan bersenjata (Menko Hankam/Kasrab) berhasil meloloskan diri dari usaha penculikan. Akan tetapi putri beliau, Irma Suryani Nasution tewas akibat tembakan akibat tembakan penculik. Turut tewas pula dalam peristiwa tersebut Letnan Satu Piere Andreas Tendean dan Brigadir Polisi Karel Satsui Tubun. Sementara itu G 30 september di Yogyakarta juga mengadakan penculikan dan pembunuhan terhadap Kolonel Katamso dan Letkol Sugiyono.

Selain melakukan penculikan dan pembunuhan, G 30 S juga berhasil menguasai dua sarana penting yakni, Studio RRI dan Kantor Pusat Telekomunikasi. Melalui RRI, Letnan Untung (pimpinan G 30 S) menyiarkan pengumuman bahwa G 30 S ditujukan kepada jendral-jendral yang akan melakukan kudeta.

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *