Letak Wilayah Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah kepulauan terbesar di dunia. pulau-pulau di Indonesia lebih dari 13.667 pulau dengan Kalimantan (Borneo) sebagai pulau terbesar. Wilayah Indonesia membentang luas dari Sabang (Aceh) di ujung barat hingga Merauke (Papua) di ujung timur dan dari Pulau We di bagian utara hingga Pulau Rote di bagian Selatan.

  1. Letak Astronomis

Adalah letak suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis Lintang adalah garis khayal pada peta dan globe yang menghubungkan titik di bumi belahan barat dengan titik belahan bumi timur serta sejajar dengan garis khatulistiwa (garis lintang pada posisi 00. Sedangkan garis bujur adalah garis khayal pada peta dan globe yang menghubungkan kedua kutub yaitu kutub utara (artik) dengan kutub selatan (Antartika).

Indonesia terletak antara 60 LU – 110 LS dan 950 BT- 141 0BT. Perbedaan garis lintang mempengaruhi iklim. Indonesia beriklim tropis, alah satu daerah yang dilalui garis khatulistiwa adalah di Pontianak. Di Indonesia mengenal dua musim yaitu musim penghujan pada bulan September-April dan musim kemarau yakni pada bulan April-September. Peralihan antara musim penghujan dan musim kemarau disebut musim Pancaroba.

Perbedaan letak berdasarkan garis Bujur (95 BT – 141 BT) berpengaruh terhadap perbedaan waktu. Waktu di Indonesia dibagi menjadi tiga yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT) yang setiap daerah memiliki selisih satu jam. WIB meliputi Sumatera, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Daerah-daerah yang termasuk bagian WITA antara lain Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan pulau kecil di. Sedangkan untuk WIT yang meliputi daerah Maluku, Irian Jaya dan pulau-pulau kecil di sekitrnya. Pusat 00 terletak di kota Grenwich (London) yang merupakan patokan waktu dunia. Perbedaan waktu antara Greenwich Mean Time (GMT) dengan WIB adalah 7 jam, WITA 8 jam dan WIT 9 jam.

Tuhan membuat beda-beda umatnya agar mereka bisa melengkapi satu dengan yang lain. Tuhan maha bijaksana dan maha tahu dengan segala apa yang diciptakanNya. Tuhan menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya. Segala perbedaan bukanlah masalah yang besar apabila kita selalu menyadari arti sebuah perbedaan.

  1. Letak Geografis

Kata geo berarti bumi, sehingga letak geografis adalah letak suatu wilayah dilihat dari kenyataan di bumi. Bisa juga dikatakan bahwa letak geografis adalah keadaan suatu wilayah di permukaan bumi dilihat dari wilayah di sekitarnya yang lebih luas. Berdasarkan letak geografis, Indonesia terletak diantara dua Samudera yaitu Hindia dan Pasifik, terletak diantara dua benua, Asia dan Australia. Berikut ini batas-batas wilayah Indonesia:

  1. Sebelah utara berbatasan dengan Selat Malaka, Singapura, Laut Cina Selatan, Malaysia Timur (Serawak dan Sabah), Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik.
  2. Sebelah selatan berbatasan dengan Laut Arafuru, Laut Timor, dan Samudera Hindia
  3. Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Hindia
  4. Sebelah timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik

Akibat pengaruh letak geografis antara lain posisi Indonesia yang sangat strategis sebagai lalu lintas perdagangan. Rute perdagangan kuno hingga modern masih melewati Indonesia terkhusus rute laut. Wilayah Indonesia menjadi pertemuan kebudayaan, yang paling berpengaruh adalah kebudayaan India, Cina dan Arab serta kebudayaan barat. kepulauan Indonesia sangat kaya dengan sumber daya kelautan. Wilayah Indonesia dipengaruhi oleh laut sehingga udaranya lembab, curah hujan tinggi dan memiliki hutan hujan tropis. Indonesia beriklim tropis yakni memiliki dua musim yaitu musim penghujan dan kemarau. Hal ini dipengaruhi oleh adanya angin muson.

  1. Letak Geologis

Letak geologis didasarkan pada susunan batuan yang ada pada bumi. Letak geologis Indonesia sebagai berikut

  1. Indonesia merupakan bagian dari dua buah rangkaian pegunungan besar di dunia yaitu rangkaian (sirkum) Pegunungan Mediterania (eropa) dan rangkaian Sirkum Pasifik.
  2. Indonesia terletak pada pertemuan lempeng listosfer, yaitu lempeng Indonesia-Australia, Lempeng Eurasia dan lempeng pasifik. Lempeng-lempeng tersebut sering mengalami pergeseran hal ini menyebabkan daerah di Indonesia rawan dengan gempa bumi.
  3. Indonesia terletak pada tiga daerah dangkalan, yaitu Dangkalan Sunda (Indonesia Barat), Dangkalan Sahul (Indonesia Timur), dan Dangkalan Indonesia Tengah.

Letak Berdasarkan letak geografis tersebut memungkinkan Indonesia sering terjadi bencana alam, baik itu gunung meletus, gempa bumi, banjir air laut hingga gelombang tsunami.

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *