Pemimpin perlawanan rakyat Ternate terhadap Portugis

Pada tahun 1565 terjadi perlawanan rakyat Ternate yang dipimpin oleh… .

A. Sultan Iskandar Muda

B. Sultan Hassanudin

C. Sultan Nuku

D. Sultan Ageng Tirtayasa

E. Sultan Khaerun

Pembahasan:

  • Sultan Iskandar Muda merupakan pemimpin perlawanan rakyat Aceh terhadap Portugis. Sultan Iskandar Muda pernah melakukan serangan terhadap Portugis di Malaka pada tahun 1629, akan tetapi mengalami kegagalan.
  • Sultan Hassanudin merupakan pemimpin perlawanan Kerajaan Gowa-Tallo terhadap VOC. Sultan Hasanuddin mendapatkan julukan Ayam Jantan dari Timur, akibat kegigihannya melawan VOC. Pada akhir perlawanan, Sultan Hasanudin mengalami kekalahan dan harus menandatangani Perjanjian Bongaya.
  • Sultan Nuku merupakan pemimpin perlawanan rakyat Tidore melawan Belanda.
  • Sultan Ageng Tirtayasa merupakan pemimpin perlawanan Kerajaan Banten terhadap Belanda. Belanda melakukan taktik devide et impera untuk menghadapi Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Ageng diadu domba dengan anaknya sendiri yakni Sultan Haji. Akhirnya pasukan Sultan Ageng mengalami kekalahan dan harus menandatangani Perjanjian Banten.
  • Sultan Khaerun merupakan pemimpin perlawanan rakyat Ternate menghadapi Portugis. Pada awalnya Ternate dengan Portugis melakukan kerjasama guna menghadapi Tidore yang dibantu oleh Spanyol. Adanya kesepatakan Perjanjian Saragosa antara Portugis dengan Spanyol, membuat Portugis yang berkuasa di Maluku dan menuntu monopoli perdagangan. Sultan Khaerun/ Hairun kemudian mengangkat senjata. Akan tetapi akibat siasat licik dari Portugis, Sultan Khaerun dibunuh oleh Portugis. Kemudian perjuangan dilanjutkan oleh anak dari Sultan Khaerun yakni Sultan Baabullah. Pada tahun 1575, Portugis berhasil dari Maluku kemudian menuju Timor – Timur.

Kunci jawaban:

Pada tahun 1565 terjadi perlawanan rakyat Ternate yang dipimpin oleh… . E. Sultan Khaerun