Penumpasan Pemberontakan Andi Azis

Pasukan yang menumpas pemberontakan Andi Azis dipimpin oleh kolonel… .

A. Soeharto

B. Alex Kawilarang

C. Slamet Riyadi

D. Ahmad Husein

E. Ahmad Yani

Pembahasan:

Di dalam menggangapi pemberontakan Andi Azis, pemerintah pusat RIS pada tanggal 8 April 1950 memberi ultimatum agar dalam waktu 4 × 24 jam Andi Azis melaporkan diri ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan tindakannya; pasukannya agar dikonsinyasi dan senjata maupun tawanan harus diserahkan. Oleh karena terlambat melaporkan diri, Andi Azis ditangkap. Dan bersama dengan itu dikirimlah ekspedisi ke Makassar dipimpin Kolonel A.E. Kawilarang, dengan 12 kapal, 2 tank pendarat, dan 12.000 pasukan. Pertempuran pun pecah di Makassar antara APRIS dan KNIL. Meskipun memenangkan pertempuran, APRIS masih menghadapi serangan-serangan dari berbagai tangsi KNIL.

Pada tanggal 18 Mei 1950, diadakanlah perundingan untuk menyelesaikan kemelut antara Kolonel A.H. Nasution (APRIS) dengan Kolonel Pereira (Belanda). Kesepakatannya adalah diadakan penjagaan bersama antara Polisi Militer (PM) APRIS dan Militer Politie (MP) KNIL di tangsi-tangsi KNIL dan di dalam kota.

Ketegangan kembali terjadi, setelah Letnan Jan Ekel (dari Nusa Tenggara) yang tidak mengetahui adanya garis demarkasi APRIS-KNIL, ditembak oleh Belanda sesaat setelah memasuki wilayah KNIL. Pada tanggal 5 Agustus 1950 Markas Staf Brigade Mataram (dengan Komandan Letkol Soeharto) diserang oleh KNIL. Taktik ofensif APRIS berhasil memukul mundur dan mengepung KNIL. Dalam kondisi terjepit, pada tanggal 8 Agustus 1950 KNIL mengajukan diri untuk berunding. Akhirnya, Kolonel A.E. Kawilarang (APRIS) dan Mayor Jenderal Scheffelaar (KNIL) setuju menghentikan tembak-menembak serta dalam waktu dua hari pasukan KNIL harus meninggalkan Makassar.

*********

Jadi: Pasukan yang menumpas pemberontakan Andi Azis dipimpin oleh kolonel… . B. Alex Kawilarang

alex kawilarang

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *