Propaganda Jepang di Indonesia

propaganda JepangPada umumnya kedatangan balatentara Jepang itu disambut secara antusias oleh rakyat Indonesia. Pada awalnya tentara Jepang menciptakan hubungan yang baik dengan penduduk, sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan mereka (De Graaf, dkk.,1960: 192). Di sepanjang jalan yang dilalui oleh tentara Jepang, penduduk menyambut mereka dengan kata-kata “selamat datang” dan “Banzai”. Sebaliknya tentara Jepang menyerukan “Hidup Indonesia”.

Bagi Jepang, Indonesia memiliki posisi geografis, ekonomis, dan politis yang strategis untuk mendukung kepentingan perangnya melawan kolonialisme Barat yang ketika itu masih meluas di Asia. Rakyat Indonesia, yang ketika itu masih dalam belenggu penjajahan Belanda, menjadi salah satu faktor akselerasi terbentuknya kekuasaan militer Jepang di wilayah ini. Dengan memanfaatkan kondisi rakyat yang ingin segera terbebas dari penindasan kekuasaan Belanda itu, Jepang mempersiapkan propaganda secara sistimatis dan intensif untuk mempengaruhi rakyat Jawa agar dapat membantu Jepang untuk memenangkan perang.

Propaganda Jepang dalam menarik simpati bangsa Indonesia antara lain:

  1. Akan menciptakan kemakmuran Asia Timur Raya
  2. Mengaku sebagai saudara tua bangsa Indonesia
  3. Propaganda yang dilakukan oleh organisasi 3 A yang dipimpin oleh Mr Syamsyudin. 3A sendiri terdiri dari Jepang cahaya Asia, Jepang pelindung Asia dan Jepang pemimpin Asia.
  4. Mengatakan bahwa Romusha sebagai pahlawan bekerja, agar rakyat Indonesia semakin giat dalam bekerja.
  5. Rakyat Jawa telah meyakini ramalan Jayabaya yang menggambarkan bahwa akan datang jaman yang lebih baik untuk menggantikan jaman yang buruk. Jaman baik ini ditandai oleh munculnya pemerintahan Ratu Adil, tetapi sebelumnya akan terdapat masa peralihan yang didominasi oleh orang kerdil yang berlangsung selama hidup tanaman jagung. Kemudian banyak orang mengidentifikasikan orang kerdil itu sebagai orang Jepang (Nugroho Notosusanto, 1979: 13)
  6. Adanya slogan yaitu mengarahkan rakyat Indonesia menuju ke arah kemakmuran bersama Asia Timur Raya. Slogan itu dimaksudkan untuk memobilisasi commitment penduduk untuk mendukung Jepang dalam perang melawan sekutu. Jepang telah menciptakan slogan-slogan yang berpengaruh kuat bagi bangsa-bangsa di Asia yang ketika itu masih dalam belenggu penjajahan bangsa Barat. Slogan yang sangat terkenal “Asia untuk bangsa Asia” merupakan spirit propaganda Jepang yang terkuat.Bangsa mana pun akan sangat sulit untuk menciptakan slogan dengan kekuatan yang sebanding dengan slogan “Asia untuk bangsa Asia”. Demikian juga “Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya” menjadi jiwa propaganda Jepang yang menjanjikan masa depan yang lebih baik. Slogan yang lebih menarik lagi yaitu Hakko Itjiu yang diartikan sebagai “satu untuk semua dan semua untuk satu”(Graaf,1960:194), meskipun di balik itu sesungguhnya Jepang ingin menyatukan seluruh dunia di bawah satu atap kekuasaannya.
  7. Pemerintah Jepang harus menumbuhkan image rakyat, bahwa bangsa Amerika Serikat, Inggris, Belanda dan bangsa Barat lainnya datang ke Asia hanya untuk menindas dan mengeksploitasi rakyat di wilayah itu guna memperoleh keuntungan bagi mereka sendiri.
Please follow and like us:
0
One Comment

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *