Soal Sejarah Peminatan kelas XII

(1) Berikut ini yang merupakan latar belakang memburuknya perekonomian Indonesia setelah merdeka adalah….

a. Tidak adanya pemimpin yang berwibawa

b. Munculnya pembentukan ekonomi liberal

c. Sulitnya mencari lapangan kerja

d. Adanya inflasi akibat ekonomi pasca perang dan hutang warisan Belanda

e. Adanya pemerintahan yang korup

Jawaban: D

Pembahasan: Pada awal kemerdekaan terjadi inflasi yang tinggi. Inflasi ini disebebkan oleh turunnya nilai tukar mata uang Jepang, dikeluarkannya uang Sekutu dan juga Indonesia belum memiliki mata uang sendiri. Ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan sangat buruk ditandai dengan kekosongan kas Negara, banyak instalasi industri yang rusak, dan tergantung dari sektor pertanian. (Baca materi Keadaan Ekonomi Indonesia Awal Kemerdekaan DI SINI)

(2) Salah satu cara yang dilakukan untuk memperbaiki sistem ekonomi pada masa awal kemerdekaan Indonesia adalah….

a. Meminta bantuan IMF

b. Mengadakan perundingan dengan Belanda

c. Memperbaiki hubungan dengan Uni Soviet

d. Melaksanakan konferensi ekonomi

e. Mengadakan pajak dan pungutan terhadap rakyat

Jawaban: D

Pembahasan: Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah dalam memperbaiki ekonomi Indonesia diawal kemerdekaan. Antara lain program pinjaman nasional, mengeluarkan ORI, indie rice, pembentukan badan perancang ekonomi, gunting syafrudin dan mendirikan BNI 46. Selain itu juga diadakan konferensi ekonomi nasional yang dilaksanakan pada bulan Febuari 1946 dengan tujuan untuk mendiskusikan permasalahan ekonomi yang dihadapi serta merumuskan solusinya dengan menghasilkan kesepakatan seputar masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan. (baca materi Kebijakan Ekonomi Awal Kemerdekaan Indonesia DI SINI)

(3) Salah satu kebijakan politik pemerintah setelah Indonesia merdeka adalah….

a. Memperbaiki hubungan internasional

b. Membentuk organisasi regional

c. Melaksanakan pemerintahan sentralistik

d. Bekerja sama dengan Negara tetangga

e. Membentuk KNIP dan partai-partai politik

Jawaban: E

moh hattaPembahasan: Pada sidang PPKI III tanggal 22 Agustus 1945 dibahas mengenai pembentukan KNIP yang bertugas membantu presiden sebelum terbentuknya MPR dan DPR hasil pemilu. Pada tanggal 16 Oktober 1945, Hatta selaku wakil presiden mengeluarkan maklumat yang berisikan tentang pemberian kewenangan legislatif bagi KNIP. Selanjutnya tanggal 3 November keluar maklumat wakil presiden yang berisi tentang pembentukan partai politik. (Baca materi Maklumat-maklumat penting awal kemerdekaan DI SINI)

(4) Program Kasimo Plan meliputi rencana produksi tiga tahun 1948-1950 mengenai usaha swasembada pangan, isinya antara lain….

a. Penanaman kembali modal di Indonesia

b. Mengadakan penyembelihan hewan pertanian

c. Mengurangi kebun bibit dan padi unggul

d. Mengadakan transmigrasi bagi 20 juta penduduk Pulau Jawa

e. Memperbaiki irigasi pertanian

Jawaban: D

kasimoPembahasan: Pada tanggal 19 Januari 1947 menteri persediaan makanan rakyat, I.J Kasimo membentuk Baan Perancang Ekonomi (PBE) memberikan saran terkait kebijakan pemerintah dalam mengelola dan membangun ekonomi. Rencana produksi tiga tahun dari Kasimo atau yang terkenal dengan nama Plan Kasimo berisi (a) anjuran memperbanyak kebun bibit dan padi unggul, (b) penyembelihan hewan pertanian harus dicegah, (c) tanah-tanah kosong harus ditanami, (d) melakukan transmigrasi ke Sumatera. (Baca materi Plan Kasimo DI SINI)

(5) Puputan Margarana merupakan salah satu pertempuran antara Indonesia dengan Belanda. Perang ini bertujuan untuk….

a. Mempertahankan pulau Bali dari serangan Belanda

b. Mendirikan Republik Indonesia Serikat

c. Menghadang Belanda di Jawa dan Madura

d. Mengusir pasukan NICA dari Bali

e. Mengembangkan pengaruh Belanda di Bali

Jawaban: A

i gusti ngurah raiPembahasan: Pada tanggal 2-3 Maret 1946, tentara Belanda mendarat di Pulau Bali. Belanda kemudian melakukan menguasai tempat-tempat penting di Bali. Rakyat di Bali yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai melakukan perlawanan terhadap Belanda di Bali. Pada tanggal 20 November 1946, pasukan Bali melakukan perang puputan yakni perang habis-habisan di Margarana untuk mengusir Belanda. Akan tetapi usaha tersebut belum berhasil. (baca materi Perang Puputan Margarana DI SINI)

(6) Kekecewaan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat diwujudkan dengan pembentukan dewan dewan seperti….

a. Dewan Banteng di Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Letkol Ahmad Husein

b. Dewan Gajah di Sumatera Utara yang dipimpin oleh Kolonel Maludin Simbolon

c. Dewan Garuda di Jawa Tengah yang dipimpin oleh Letkol Barlian

d. Dewan Manguni di Sumatera Utara yang dipimpin oleh Kolonel Ventje Sumual

e. Dewan Gajah di Sumatera Utara yang dipimpin oleh Kolonel Ventje Sumual

Jawaban: B

Pembahasan: Sekitar tahun 1956 terjadi gejolak di daerah, salah satu penyebabnya adalah hubungan yang tidak mesra antara pusat dan daerah. Hal ini mengakibatkan berbagai daerah terbentuk berbagai dewan antara lain Dewan Banteng di Sumatera Barat dibentuk oleh Letkol Ahmad Husein, Dewan Gajah di Sumatera Utara di pimpin oleh  Kolonel Maludin Simbolon, Dewan Garuda di Sumatera Selatan dipimpin oleh Letkol Barlian, dan Dewan Manguni di Sulawesi Utara yang dipimpin oleh Letkol Ventje Sumual. (baca materi tentang Pemberontakan PRRI-Permesta DI SINI)

(7) Revolusi Sosial di Sumatera Timur disebabkan oleh….

a. Kedatangan Belanda di Sumatera Timur

b. Penyebaran paham komunis

c. Terjadinya krisis ekonomi

d. Sikap raja dan aristocrat yang sewenang-wenang

e. Hubungan raja dan aristocrat dengan pemerintah asing

Jawaban: E

Pembahasan: Meletusnya revolusi sosial di Sumatera Utara tidak terlepas dari sikap sultan-sultan, raja-raja dan kaum feodal pada umumnya, yang tidak begitu antusias terhadap kemerdekaan Indonesia karena setelah Jepang masuk, pemerintah Jepang mencabut semua hak istimewa kaum bangsawan dan lahan perkebunan diambil alih oleh para buruh. Kaum bangsawan tidak merasa senang dan berharap untuk mendapatkan hak-haknya kembali dengan bekerja sama dengan Belanda/NICA, sehingga semakin menjauhkan diri dari pihak pro-republik.

(8) Cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk menumpas gerakan separatis di daerah-daerah adalah….

a. Melakukan negoisasi dan operasi militer

b. Membubarkan partai komunis

c. Menyelenggarakan jejak pendapat

d. Meminta bantuan PBB

e. Membeli persenjataan dari Amerika Serikat

Jawaban: A

Pembahasan: Gerakan separatis adalah gerakan yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Berbagai gerakan ini muncul dibeberapa wilayah Indonesia. Dalam hal ini pemerintah melakukan dua cara yakni dengan diplomasi damai dan operasi militer. Kalau diplomasi damai gagal bari dilakukan operasi militer. Seperti contoh penumpasan RMS di Maluku Selatan. Pada awalnya pemerintah melakukan negosiasi damai yang dipimpin oleh J.Leimena untuk mengajak Soumokil (pimpinan RMS) kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Akan tetapi usaha tersebut gagal, sehingga pemerintah melakukan operasi militer yang dipimpin oleh Kolonel Kawilarang. (baca materi Pemberontakan-pemberontakan di Indonesia DI SINI)

(9) Pemerintah Belanda mengadakan blokade ekonomi terhadap Indonesia dengan tujuan….

a. Memutuskan hubungan internasional Indonesia

b. Agar perusahaan asing tidak dapat menanamkan saham di Indonesia

c. Agar Indonesia tidak mendapat pasokan kebutuhan pokok dan persenjataan

d. Menghadang program migrasi kebeberapa daerah

e. Meredakan revolusi fisik

Jawaban: C

Pembahasan: Tindakan blokade yang dilakukan Belanda terjadi sekitar bulan November 1945. Alasan Belanda melakukan blokade yaitu (a) mencegah masuknya senjata ke Indonesia, (b) mencegah keluarnya hasil perkebunan Belanda, (c) melindungi bangsa Indonesia dari serangan asing. Akan tetapi sebenarnya tujuan Belanda adalah menghancurkan Indonesia dari segi perekonomian. (Baca materi Blokade Ekonomi oleh Belanda DI SINI)

(10) Tujuan Belanda mengadakan agresi militer di kota Yogyakarta adalah….

a. Merebut kembali Indonesia dengan menguasai pusat pemerintahan

b. Menyerang istana kepresidenan

c. Karena basis militer berada di Yogyakarta

d. Menangkap Ir. Soekarno selaku presiden Indonesia

e. Menggempur daerah daerah pusat kegiatan gerilya

Jawaban: A

Pembahasan: Agresi Militer Belanda II dilakukan pada tanggal 19 Desember 1948 dengan tujuannya adalah menguasai ibu kota Indonesia saat itu yakni Yogyakarta. Yogyakarta berhasil dikuasai oleh Belanda. Belanda juga menangkap presiden, wakil presiden dan beberapa menteri kemudian diasingkan keluar Jawa. (Baca materi Agresi Militer Belanda di Indonesia DI SINI)

One Comment
  1. Avatar

Tinggalkan Balasan ke Dian Novitasari Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *