Tokoh-tokoh sekitar Peristiwa Proklamasi

pengibaran bendera pusakaProklamasi yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Moh Hatta telah membawa perubahan yang besar bagi negara Indonesia. Proklamasi merupakan salah satu pintu gerbang yang menuju negara Indonesia yang merdeka, yang selama ini diidam-idamkan oleh banyak orang. Proklamasi adalah pengucapan ikrar bahwa Indonesia adalah bangsa yang merdeka. Pembacaan proklamasi berarti terputusnya hubungan penjajahan antara Indonesia dengan Jepang. Indonesia muncul sebagai negara baru yang merdeka.

Beberapa tokoh penting yang ikut dalam perumusan hingga pelaksanaan proklamasi antara lain:

  1. Soekarno. Bung Karno berperang sebagai perumus proklamasi dan pembaca proklamasi. Selain itu dikediaman Bung Karno, yakni di Jalan Pegangsaan Timur no 56 adalah tempat diselenggarakannya pembacaan proklamasi.
  2. Moh Hatta. Bung Hatta memiliki perang yang hampir sama dengan Bung Karno yakni sebagai perumus proklamasi dan mendampingi Bung Karno saat pembacaan teks proklamasi. Bung Hatta menyumbangkan kalimat proklamasi “Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dll diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya”.
  3. Ahmad Soebardjo. Bersama Bung Karno dan Bung Hatta, Ahmad Soebardjo merupakan salah tokoh yang merumuskan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Paragraf pertama yang berbunyi “kami bangsa Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaan Indonesia” merupakan sumbangan dari Ahmad Soebardjo. Selain itu Ahmad Soebardjo lah tokoh yang menengahi konflik antara golongan muda dan golongan tua saat terjadi peristiwa Rengasdengklok.
  4. Soekarni. Soekarni adalah tokoh dari golongan muda yang menginginkan kemerdekaan secepatnya. Soekarni pula tokoh yang membawa Seokarno dan Hatta menuju Rengasdengklok. Soekarni juga yang mengusulkan penandatangan proklamasi cukup Soekarno Hatta atas nama bangsa Indonesia.
  5. Chaerul Saleh. Chaerul Saleh merupakan tokoh pemuda yang memimpin rapat para pemuda di gedung Bakteriologi. Hasil dari rapat pemuda itu adalah mengutus Wikana dan Darwis untuk memberitahukan kepada Bung Karno agar proklamasi segera dilakukan. Akan tetapi misi dari Wikana dan Darwis gagal membujuk Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
  6. Sutan Syahrir. Sutan Syarir merupakan salah satu tokoh yang pertama kali mendengar berita kekalahan Jepang dari Sekutu. Sutan Syahrir mendengar berita kekalahan Jepang dari radio BBC Australia. Sutan Syahrir kemudian memberitahukan hal tersebut kepada Hatta, akan tetapi Hatta tidak begitu percaya dengan berita tersebut.
  7. Sayuti Melik. Sayuti Melik merupakan tokoh dari golongan muda yang berjasa dalam pengetikan teks proklamasi. Naskah proklamasi ketikan tangan Bung Karno kemudian diketik oleh Sayuti Melik. Sayuti Melik atas kesepatakan bersama, kemudian merubah beberapa redaksi teks proklamasi. Sepeti kata “tempoh” diganti dengan “tempo”
  8. Fatmawati merupakan istri dari Bung Karno. Saat proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, ibu Fatmawati lah yang menjahit bendera merah putih. Bendera hasil jahitan dari Fatmawati nanti terkenal sebagai bendera pusaka.
  9. Syudanco Singgih. Singgih merupakan pimpinan dari tentara PETA yang membawa Bung Karno dan bung Hatta menuju Rengasdengklok.

Tokoh lain yang berada pada sekitar peristiwa proklamasi yang lain semisal Latieh Hendradiningrat dan Suhud yang mengibarkan bendera merah putih, Sudiro yang mempersiapkan tiang bendera, Willopo yang menyiapkan mikrofon. Walikota Jakarta, Soewiryo memberikan sambut disusul dengan pemimpin pemuda, yakni Dr Moewardi. Selain itu juga ada B.M Diah yang menyimpan teks asli proklamasi dan kemudian menyebarkan berita proklamasi.

No Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *