Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim

Alasan Kerajaan Sriwijaya dikatagorikan sebagai kerajaan maritim adalah….

A. Menjadi pusat agama Budha, pertanian dan kekuasaan di Nusantara

B. Dapat menguasai negeri-negeri di seberang lautan

C. Menguasai perdagangan dan pelayaran di Semenanjung Malaya, Selat Malaka dan Selat Sunda

D. Menguasai perdagangan dan pelayaran dengan Mataram Kuno, Singasari dan Majapahit

E. Menjadi pusat perdagangan antara Pulau Jawa dan Sumatera

Pembahasan Soal

Peta pusat kerajaan Sriwijaya 5Letak Sriwijaya sangat strategis di jalur perdagangan antara India-Cina. Di samping itu juga berhasil menguasai Selat Malaka yang merupakan urat nadi perdagangan di Asia Tenggara, menjadikan Sriwijaya berhasil menguasai perdagangan nasional dan internasional. Penguasaan Sriwijaya atas Selat Malaka mempunyai arti penting terhadap perkembangan Sriwijaya sebagai Negara maritim, sebab banyak kapal-kapal asing yang singgah untuk menambah air minum, perbekalan makanan dan melakukan aktivitas perdagangan. Sriwijaya sebagai pusat perdagangan akan mendapatkan keuntungan yang besar dan akan berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat yang hidup dari pelayaran dan perdagangan

Keunggulan Sriwijaya sebagai pusat perdagangan dan pusat Buddha ditunjang oleh politik luar negerinya yang cenderung diplomatis. Diplomasi ini dilaksanakan untuk mengontrol hubungan dagang di wilayah Selat Malaka. Dengan sejumlah bandar penting di daerahnya, Sriwijaya menawarkan jaminan perlindungan keamanan. Tawaran itu dapat bersifat halus, dapat pula keras. Untuk itu, Sriwijaya membangun armada maritim yang kuat. Diplomasi ini juga dilakukan untuk membentuk persekutuan dengan kerajaan tetangga. Dengan diplomasi seperti ini, Sriwijaya mampu menanamkan pengaruhnya di sepanjang timur Sumatera, Semenanjung Melayu, Kalimantan, dan Jawa Barat. Diplomasi ala Sriwijaya ini juga diarahkan untuk membendung pengaruh Cina, India, dan Jawa di Selat Malaka

Jadi : Alasan Kerajaan Sriwijaya dikatagorikan sebagai kerajaan maritim adalah….C (Menguasai perdagangan dan pelayaran di Semenanjung Malaya, Selat Malaka dan Selat Sunda)

Please follow and like us:
0

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *