Guna Sejarah

RomushaMasa lalu yang pantas dikenang, baik yang menyenangkan maupun yang membuat manusia sedih dalam hidupnya. Setiap detik, menit, jam, hari, bulan, tahun dan seterusnya yang telah dilewati oleh manusia merupakan bagian dari masa lalu. Masa lalu sering disebut dengan istilah Sejarah. Belajar sejarah banyak kegunaannya dalam kehidupan sekarang atau untuk masa yang akan datang. Sejarah dapat memberikan gambaran dan menjadi pedoman bagi suatu bangsa untuk melangkah dari kehidupan masa kini ke masa yang akan datang. Tiap-tiap individu pada setiap bangsa dan negara harus memiliki kesadaran akan arti pentingnya sejarah. Kesadaran sejarah merupakan dimensi yang memuat konsepsi waktu yang dimiliki manusia yang berbudaya.

Secara umum guna sejarah dibagi menjadi dua yakni guna intrinsik dan guna ekstrinsik.

Guna intrinsik sejarah meliputi:

  1. Sejarah sebagai ilmu. Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan manusia pada masa lalu. Sebagai sebuah ilmu sejarah memiliki tujuan, metode, pemikiran yang rasional, penyusunan yang sistematis dan juga kebenaran yang objektif.
  2. Sejarah sebagai cara mengetahui masa lampau. Dalam hal ini sejarah menceritakan peristiwa pada masa lampau manusia. Dengan belajar sejarah, manusia bisa mengetahui mengenai konsep perkembangan, kesinambungan, pengulangan dan perubahan. Perkembangan terjadi bila berturut-turut mesyarakat bergerak dari satu ke bentuk yang lain. Kesinambungan terjadi bila suatu masyarakat baru hanya mengadobsi lembaga-lembaga tertentu. pengulangan terjadi bila peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau terjadi lagi. Perubahan terjadi apabila masyarakat mengalami pergeseran sama dengan perkembangan.
  3. Sejarah sebagai pernyataan pendapat. Sejarah merupakan pernyataan pendapat dari para ahli sejarah dalam melakukan penulisan sejarah. Berdasarkan tahap-tahap penelitian sejarah, seorang sejarawan akan memberikan gambaran mengenai peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Pada satu sisi, sejarah akan bisa bersifat subjektif dikarenakan subjektifitas dari peneliti sejarah.
  4. Sejarah sebagai profesi. Beberapa profesi yang berhubungan dengan sejarah adalah guru sejarah, pegawai purbakala, museum, monument, balai kajian sejarah, dan arsip.

Guna ekstrinsik sejarah meliputi:

  1. Sejarah sebagai pendidikan moral
  2. Sejarah sebagai pendidikan penalaran
  3. Sejarah sebagai pendidikan politik
  4. Sejarah sebagai pendidikan kebijakan
  5. Sejarah sebagai pendidikan perubahan
  6. Sejarah sebagai pendidikan masa depan
  7. Sejarah sebagai pendidikan keindahan
  8. Sejarah sebagai ilmu bantu
  9. Sejarah sebagai rujukan
  10. Sejarah sebagai bukti

Kesadaran sejarah yang tercermin pada individu akan lebih bermanfaat jika bersifat kolektif, sebab sebagai ungkapan masyarakat bersama terhadap situasi yang ada, baik politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang mampu membangun perasaan senasib sebagai suatu anggota bangsa dan negara. Pengalaman yang dimiliki oleh suatu masyarakat di masa lampau merupakan pengalaman yang bernilai sejarah dan berharga bagi bangsa tersebut pada masa kini, sebab akan memberikan bantuan daya pikir dan tindakan yang bijaksana. Oleh karena itu, sejarah memiliki arti yang penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

No Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *